Analisis Kadar Hemoglobin Dan Indeks Massa Tubuh Pada Remaja Wanita Di SMA IT Al Irsyad

Authors

  • Esty Budiarti STIKes Bina Cipta Husada Purwokerto

Keywords:

Hemoglobin, IMT, Anemia

Abstract

Anemia menjadi masalah yang serius karena berkaitan dengan imunitas dan komplikasi jangka panjang. Anemia terjadi ketika nilai hemoglobin dan sel darah normal dibawah nilai normal, anemia ditandai dengan menurunnya kapasitas darah dalam membawa oksigen ke jaringan perifer, sehingga menyebabkan kelelahan, kelemahan, pusing, dan sesak napas. Remaja wanita lebih banyak memerlukan zat besi karena mengalami masa menstruasi. Tujuan dari penelitian  ini untuk mengetahui kadar hemoglobin dengan metode POCT easy touch dan IMT dengan menghitung tinggi badan dan berat badan. didapatkan hasil yaitu kelompok tidak anemia sebanyak 4 orang (6.7%), kelompok anemia ringan sebanyak 14 orang (23.3%), kelompok anemia sedang sebanyak 37 orang (61.7%) dan kelompok anemia berat sebanyak 5 orang (8.3%) dan umumnya memiliki indeks massa tubuh (IMT) yang abnormal. Sedangkan IMT dari 15 siswi yang underweight yaitu 14 siswi anemia ringan sampai berat, overweight sebanyak 8 siswi yaitu 7 siswi anemia ringan sampai berat, dan sebanyak 3 siswi yang obesitas dan anemia, berdasarkan uji spearman tidak terdapat hubungan antara hemoglobin dan indeks massa tubuh (r=0.142 dan p=0.279)  Masih tingginya kejadian anemia pada remaja, perlu dukungan dari berbagai pihak seperti pemberian suplemen zat besi dan juga penyuluhan tentang anemia.

Downloads

Published

29-01-2026

How to Cite

Budiarti, E. (2026). Analisis Kadar Hemoglobin Dan Indeks Massa Tubuh Pada Remaja Wanita Di SMA IT Al Irsyad. Jurnal Bina Cipta Husada: Jurnal Kesehatan Dan Science, 22(1), 1–7. Retrieved from https://jurnal.stikesbch.ac.id/index.php/jurnal/article/view/295