Gambaran Perilaku Makan Ikan Pada Balita Di Gambarjati Desa Adisara

Authors

  • Khusnul Khotimah STIKes Bina Cipta Husada Purwokerto

Keywords:

perilaku makan ikan, makan ikan, balita

Abstract

Ikan merupakan sumber utama nutrisi penting, termasuk asam lemak omega-3, vitamin D, yodium, dan protein berkualitas tinggi, yang vital untuk pertumbuhan dan perkembangan yang sehat selama masa kanak-kanak (Haskell, 2021). Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan organisasi internasional lainnya merekomendasikan agar bayi mulai mengonsumsi ikan antara usia 6 dan 9 bulan dan terus mengonsumsinya secara teratur sekali seminggu (WHO, 2023). Namun, terdapat sedikit variasi di antara pedoman mengenai kuantitas dan frekuensi konsumsi ikan untuk anak-anak. Berdasarkan data Food and Agriculture Organization (FAO), Angka rata-rata konsumsi ikan per kapita global cenderung meningkat, dengan perkiraan data terbaru menunjukkan sekitar 20,5 kilogram per orang per tahun. Tujuan dari penelitian ini mengetahui perilaku makan ikan balita di Desa Adisara.  Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif observasional dengan design cross sectional  yang dilaksanakan di Desa Adisara pada Bulan November tahun 2025. Penelitian ini dilakukan di wilayah Desa Adisara sebagai sentra pengolahan ikan di wilayah Banyumas kerena sebagian warga masyarakat ber mata pencaharian sebagai pengelola ikan dan penjual ikan laut yang mengisi di sebagian pasar di wilayah Kabupaten Banyumas. Populasi adalah semua ibu balita di Desa Adisara sebanyak 152 orang. Sedangkan pengambilan sampel dilakukan dengan pendekatan cluster sampling diperoleh sampel sejumlah 45 orang. Sehingga berdasarkan hasil kuesioner tersebut diperoleh perilaku makan ikan pada balita cenderung  kurang yaitu pada bagian pertanyaan frekuensi 1-3 kali dan seminggu dan salah satunya juga didukung dengan kurangnya informasi tentang potensi alergen dan kekhawatiran terhadap kontaminan. Hal tersebut juga didukung dengan pengenalan terhadap ikan pada balita mayoritas ibu memilih di usia lebih dari 12 bulan, salah satunya berhubungan dengan faktor informasi kekhawatiran yang telah dibahas. Sehingga perlu adanya edukasi khusus terkait masalah tersebut, untuk dapat meningkatkan kuantitas makan ikan pada balita di Desa Adisara. Perlu adanya intervensi untuk meningkatkan hal tersebut.

Downloads

Published

29-01-2026

How to Cite

Khotimah, K. (2026). Gambaran Perilaku Makan Ikan Pada Balita Di Gambarjati Desa Adisara. Jurnal Bina Cipta Husada: Jurnal Kesehatan Dan Science, 22(1), 49–59. Retrieved from https://jurnal.stikesbch.ac.id/index.php/jurnal/article/view/300