Identifikasi Tingkat Pengetahuan Pasien di Apotek Kedungwuluh Terhadap Swamedikasi Obat Analgesik

Authors

  • Devi Andiani Putri STIKes Bina Cipta Husada Purwokerto
  • Edwar Randi Wibowo STIKes Bina Cipta Husada Purwokerto

Keywords:

Analgesik, Apotek, Edukasi Obat, Pengetahuan Masyarakat, Swamedikasi

Abstract

Swamedikasi merupakan upaya pengobatan mandiri tanpa resep dokter yang umum dilakukan masyarakat untuk mengatasi keluhan ringan, termasuk nyeri. Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai obat analgesik dapat meningkatkan risiko Drug Related Problem (DRP) seperti efek samping, ketergantungan, atau interaksi obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan masyarakat terhadap swamedikasi analgesik serta faktor-faktor yang memengaruhinya di Apotek Kedungwuluh. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik total sampling terhadap 125 responden berusia 18–65 tahun yang melakukan swamedikasi analgesik. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik mengenai aspek indikasi, aturan pakai, efek samping, rute pemberian, bentuk sediaan, dan penyimpanan analgesikKesimpulan menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat memiliki pengetahuan yang baik terkait swamedikasi analgesik, namun edukasi dari tenaga kefarmasian tetap diperlukan untuk meningkatkan penggunaan obat yang aman dan rasional.

References

Afif, A. & Wahyuni, S. (2015). Swamedikasi dan Peran Apoteker. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Aini Nur, H., et al. (2017). Pengaruh Pengetahuan Terhadap Penggunaan Obat. Jurnal Farmasi Indonesia, 5(2), 100–107.

BPS. (2020). Statistik Kesehatan Indonesia. Badan Pusat Statistik.

BPS. (2022). Data Kesehatan Masyarakat Provinsi Jawa Tengah. Badan Pusat Statistik.

Chandra, A., et al. (2016). Analgesik: Mekanisme dan Penggunaan. Jurnal Kefarmasian, 12(3), 200–207.

De Karos, V. A., & Widayati, A. (2022). Intensi Swamedikasi di Kalangan

Masyarakat Kecamatan Umbulharjo Yogyakarta Pada Masa Pandemi Covid-

: Tinjauan Theory Of Planned Behavior Self-Medication Intentions Among

The Community Of Umbulharjo District, Yogyakarta During The Covid-19

Pandemic: Based On Theory Of Planned Behavior.

Efayanti, D., et al. (2019). Swamedikasi dan Potensi DRP. Jurnal Farmasi Klinik, 3(1), 45–52.

Lestari, W., et al. (2023). Tingkat Pengetahuan Masyarakat dalam Swamedikasi. Jurnal Ilmu Kesehatan, 7(1), 55–61.

De Karos, V. A., & Widayati, A. 2022. ‘Intensi Swamedikasi Di Kalangan Masyarakat Kecamatan Umbulharjo Yogyakarta Pada Masa Pandemi Covid- 19: Tinjauan Theory Of Planned Behavior Self-Medication Intentions Among The Community Of Umbulharjo District, Yogyakarta During The Covid-19 Pandemic: Based On Theory Of Planned Behavior.’

Harahap, N. A., Khairunnisa, K., & Tanuwijaya, J. 2017. ‘Patient Knowledge and Rationality of Self-Medication in Three Pharmacies of Panyabungan City, Indonesia. Https://Doi.Org/10.29208/Jsfk.2017.3.2.124’. Jurnal Sains Farmasi & Klinis, 3(2), 186–192.

Lestari, T., Maylina, E., Willy Ahzami, F., Nur Fadila, F., Mutiara Sari, I., & Ayun, Q. 2023. ‘Review: Jurnal Swamedikasi Tentang Penyakit Kulit Akibat Bakteri (Bisul Dan Jerawat) Review: Journal Of Swamedikasi On Bacterial Skin Disease (Boils and Acne).’ In Jurnal Kesehatan Muhammadiyah.

Satari, Hindra Irawan, Mita Puspita, Julitasari Sundoro, Andrijono, Syafriyal, Rini Mulia Sari, Novilia Sjafri Bachtiar, and Sri Rezeki Hadinegoro. 2019. ‘Safety Profile of Td Vaccination in Indonesian Pregnant Women: A Post-Marketing Surveillance Study’. Medical Journal of Indonesia 28(4): 322–28. doi:10.13181/mji.v28i4.3321.

Siwi Artini, & Hanugrah Ardya. 2020. ‘Korespondensi. INPHARNMED Journal, 4(2), 34–42. Https://Doi.Org/10.21927/Inpharnmed.V%vi%i.1253’.

Salsabila, A. & Winda, F. (2023). Risiko Overdosis Analgesik. Jurnal Medika, 8(4), 134–139.

Ulfa, Ade Maria, Cantika Raysa Raihannisa, Gina Riyanti, Indah Eliza Rahma, and Iqlima Gina Denta. 2022. ‘Penyuluhan Bentuk Sediaan Obat Dan Rute Obat Di Sd Negeri 1 Serengsem Bandar Lampung’. Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati 5(2): 119–25.

Wardani, L., et al. (2018). Pengetahuan dan Sikap terhadap Obat. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(2), 90–95.

Downloads

Published

14-07-2026

How to Cite

Putri, D. A., & Wibowo, E. R. (2026). Identifikasi Tingkat Pengetahuan Pasien di Apotek Kedungwuluh Terhadap Swamedikasi Obat Analgesik. Jurnal Bina Cipta Husada: Jurnal Kesehatan Dan Science, 22(2), 68–78. Retrieved from https://jurnal.stikesbch.ac.id/index.php/jurnal/article/view/317