Studi Penerapan Metode Perencanaan dan Pengadaan Dalam Evaluasi Ketersediaan Sediaan Farmasi Apotek X Di Banyumas

Authors

  • Elni Wijiyanti STIKes Bina Cipta Husada Purwokerto
  • Siti Asadu Sofiah STIKes Bina Cipta Husada Purwokerto
  • Kresensia Stasiana Yunarti STIKes Bina Cipta Husada Purwokerto

Keywords:

Ketersediaan Obat, Perencanaan, Pengadaan

Abstract

Pengelolaan sediaan farmasi yang efektif merupakan kunci utama dalam menjamin ketersediaan obat dan kualitas pelayanan di Apotek. Ketidaksesuaian antara perencanaan dengan kebutuhan riil dapat memicu kekosongan stok atau penumpukan barang yang merugikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan metode perencanaan dan pengadaan dalam mengoptimalkan ketersediaan sediaan farmasi Apotek X di Banyumas. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif retrospektif dengan pendekatan metode campuran (mixed methods). Data kuantitatif bersumber dari dokumen perencanaan, pengadaan, dan persediaan periode Januari–Juli 2025. Data kualitatif diperoleh melalui observasi sarana prasarana serta wawancara mendalam dengan tenaga kefarmasian. Hasil observasi menunjukkan perencanaan obat dilakukan berdasarkan pola penyakit, konsumsi, budaya, dan kemampuan masyarakat. Pengadaan dilakukan melalui jalur resmi (PBF) dan konsinyasi. Secara administratif, pengelolaan telah sesuai SOP, namun terdapat kendala pada aspek SDM di mana fungsi manajerial sering dijalankan oleh tenaga administrasi saat Apoteker Penanggung Jawab (APJ) berhalangan. Dari aspek sarana, Apotek belum memenuhi standar suhu penyimpanan < 25°C karena keterbatasan sistem pendingin udara (AC). Analisis data fast moving menunjukkan Voltadex dan Kalmethasone sebagai item dengan serapan tertinggi. Perhitungan kebutuhan menggunakan rumus kombinasi pemakaian rata-rata, buffer stock (20%), dan lead time (2 hari). Penerapan metode perencanaan dan pengadaan di Apotek X telah terdokumentasi dengan baik, namun diperlukan perbaikan pada pemenuhan standar fasilitas penyimpanan suhu dingin serta stabilitas kehadiran tenaga teknis kefarmasian untuk menjamin mutu pelayanan.

References

Abbas, S. R., Citraningtyas, G., & Mansauda, K. L. (2021). Pengendalian persediaan obat menggunakan metode EOQ dan ROP di apotek. Pharmacon, 10(3), 927–932. https://doi.org/10.35799/pha.10.2021.35591

Agdosi, J. (2025). Pengaruh suhu penyimpanan terhadap kadar parasetamol dalam sediaan sirup. Jurnal Barongko Farmasi, 3(1), 45–52.

Ananda, M. (2025). Gambaran Perencanaan dan Pengadaan Obat di Apotek yang Berada di Wilayah Kecamatan Modayag. Graha Medika Pharmacy Journal, Vol. 1, No. 1, April 2025

Anwar, A. A., Cahyo, L. M., & Wijayanti, T. (2023). Inventory control of medicine with minimum-maximum stock level at Ibu Fatmawati Soekarno Hospital Surakarta in 2023. https://doi.org/10.22146/jmpf.98812

Apolina, N., & Hayati, Z. (2025). Evaluasi pengadaan obat berdasarkan kinerja pelayanan pedagang besar farmasi (PBF). Jurnal Farmamedika, 10(2), 289–293. https://doi.org/10.47219/farmamedika.v10i2.541

Aryanti, A. (2025). Kelalaian dalam pelayanan kefarmasian: Implikasi etis dan profesional bagi apoteker Indonesia. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan, 4(2), 173–188

Ayuningtias, A., Solichah, A. I., & Toyo, E. M. (2025). Gambaran perencanaan obat dengan metode analisis ABC di Apotek Aletheia Semarang periode Januari–Desember 2024. Jurnal Pharma Saintika Volume 8 Nomor 2 April 2025 e-ISSN: 2580-684X, Hal 94 - 102 DOI: https://doi.org/10.51225/jps.v8i2.79

Belkis, et al (2022) Evaluasi Sistem Penerimaan dan Penyimpanan Perbekalan Farmasi di Apotek Wilayah Kota Semarang. Seminar Nasional Kesehatan. 2022; 76-86.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 17 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 17 Tahun 2024 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian.

Eureka Media Aksara Repository. (2024). Manajemen Farmasi.

Fitriani, A. P., & Oktarian, R. L. (2023). Analisis Pengelolaan Sediaan Farmasi Berdasarkan Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek. Jurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi Klinik, 2(1).

Fitriani, D. (2025). Pengaruh suhu terhadap stabilitas obat tablet: Sebuah tinjauan pustaka. Jurnal Farmasi Klinis Indonesia, 10(2), 120–128

Irma, N. M. (2021). Studi Perencanaan Pengadaan Sediaan Farmasi di Apotek X Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 73 Tahun 2016. Indonesian Journal of Legal and Forensic Sciences 2021; 11 (1): 1 – 9

Journal of Pharmaceutical and Sciences. (2024). Gambaran Pengelolaan Pengadaan Obat Bebas di Apotek Delima. Jurnal Ilmiah Pharmacy, 11(1).

Journal Versa. (2025). Evaluasi Ketersediaan Obat Terhadap Pelayanan di Apotek An-Nur. Jurnal Kesehatan dan Teknologi Medis (JKTM), 2(1).

Jurnal Ilmiah Manajemen Ekonomi Dan Akuntansi. (2025). Strategi financial planning dalam menjalankan bisnis apotek.

Kemenkes RI. (2019). Petunjuk Teknis Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek.

Krajewski, L. J., Ritzman, L. P., & Malhotra, M. K. (2019). Operations management: Processes and supply chains (12th ed.). Pearson Education, Inc.

Muntasir, M., Rustan, R., Sutomo, D. A., Saidy, E. N., & Awaluddin, S. P. (2024). Pengelolaan keuangan apotek dan peningkatan layanan farmasi untuk menunjang profitabilitas. Journal Of Human And Education (JAHE), 4(6), 54-61.

Nastiti, N. S., Amanda, S., & Yanualisarani, C. (2025). Gambaran proses perencanaan dan pengadaan kebutuhan farmasi di Apotek Farmarin dalam perspektif Islam. Journal of Pharmaceutical and Sciences. https://doi.org/10.36490/journal-jps.com

Negara, S. B. S. M. K., Khumairo, L. N., & Suryani, A. (2025). Analysis of planning and inventory control methods for fast moving drugs at pharmacy. Jurnal Farmasi & Sains Indonesia, 8(2), 1–8. https://doi.org/10.52216/jfsi.vol8no2p1-8

Nurarliah, A. S., Darmawan, A. S., & Putra, A. (2025). Metode lean six sigma dalam mengoptimalkan lead time pembekalan farmasi. Journal of Telenursing (JOTING), 7(3). https://doi.org/10.31539/joting.v7i3.15473

Nuryadin, A. R. H., Nabila, A., Rosyda, A. A., & Mustika, A. U. (2026). Analisis yuridis peran apoteker dalam pelayanan kefarmasian di Apotek. Jurnal Intelek Insan Cendekia.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2024 Tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 9 Tahun 2020 Tentang Pedoman Standar Pelayanan Kefarmasian Di Apotek. (2024).

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 73 Tahun 2016 Tentang Standar Pelayanan Kefarmasian Di Apotek. (2016).

Prasetyo, L. A., Himawan, I., & Sihombing, R. A. (2024). Pengelompokan Persediaan Obat Dengan Metode K-Means Clustering Pada Klinik Bhakti Asih. Jurnal Rekayasa Sistem Informasi Dan Teknologi, 2(2), 759–768.

Putra, A. S. (2021). Sistem Penyimpanan Obat di Apotek Kimia Farma GKB Journal of Herbal, Clinical and Pharmaceutical Science (HERCLIPS), 2(02),22. https://doi.org/10.30587/herclips.v2i02.2549

Putra, I. G. N. (2021). Analisis pengelolaan sediaan farmasi, alat kesehatan, dan bahan medis habis pakai di Apotek. Jurnal Manajemen Farmasi, 9(1), 45–52

Putri, J. A. E. (2024). Evaluasi Penerimaan dan Penyimpanan Obat di Instalasi Farmasi RSUD Kota Mataram Tahun 2024 (Skripsi). Universitas Mataram.

Quick, J. D., Rankin, J. R., O’Connor, R. W., & McNally, M. A. (2017). Managing drug supply: The selection, procurement, distribution, and use of pharmaceuticals (3rd ed.). Kumarian Press.

Rachmawati, D., & Sari, R. P. (2023). Analisis pengendalian persediaan obat untuk mencegah stock out di instalasi farmasi. Jurnal Ilmiah Farmasi, 15(2), 101–110. https://doi.org/10.25077/jsfk.10.3.307-313.2023

Rahmawatie, Erni & Stefanus Santosa (2015) Sistem Informasi Perencanaan Pengadaan Obat di Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali. Jurnal Pseudocode. 2015; 2(1): 45-52

Ramadhani, (2021) Gambaran Penyimpanan Obat di Gudang Farmasi di Apotek Mulia Sehat Kabupaten Tegal. Jurnal Ilmiah Farmasi. 2021; 1-7.

Repositori UIN Alauddin Makassar. (2023). Manajemen Farmasi.

Rhisanandra, F. (2022). Perencanaan Pengadaan Obat dengan Metode Minimum Maksimal Stock Level (MMSL) Salah Satu Apotek di Bandung Berdasarkan Data Penjualan Mei-Juli 2022. Farmaka, Volume 21 Nomor 3

Sari, N., & Putri, A. (2025). Gambaran proses perencanaan dan pengadaan kebutuhan farmasi di apotek Farmarin dalam perspektif Islam. Jurnal Manajemen Farmasi, 14(1), 23–32

Tataluckyta, M., Kusuma, P. G. A., & Andrawina, L. (2021). Perancangan sistem persediaan antibiotik pada Apotek untuk meminimasi total biaya persediaan menggunakan metode Periodic Joint Replenishment. eProceedings of Engineering, 8(5).

UGM. (2021). Analisis Ketersediaan Obat di Puskesmas Kabupaten Maluku Tengah. Majalah Farmaseutik, 17(3).

Universitas Hasanuddin (UNHAS). (2020). Analisis Perencanaan Obat Dengan Metode Konsumsi di Instalasi Farmasi RSUD Makassar (Skripsi).

Werawati, A., Aulia, G., & Putri, M. K. (2020). Gambaran Perencanaan Dan Pengadaan Obat Di Apotek Fit Jakarta Selatan Periode Januari – Maret 2020 Description Of Medicine Planning And Procurement In Apotek Fit Jakarta Selatan Period January - March 2020. PROSIDING SENANTIAS, 1(1), 483–490

Downloads

Published

14-07-2026

How to Cite

Wijiyanti, E., Sofiah, S. A., & Yunarti, K. S. (2026). Studi Penerapan Metode Perencanaan dan Pengadaan Dalam Evaluasi Ketersediaan Sediaan Farmasi Apotek X Di Banyumas. Jurnal Bina Cipta Husada: Jurnal Kesehatan Dan Science, 22(2), 57–67. Retrieved from https://jurnal.stikesbch.ac.id/index.php/jurnal/article/view/322